Kamis, 10 Juni 2010
“Begitu Bodohkah Aku...?”
Sehingga aku merasa diriku inilah yang sangat berharga di matamu...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga aku merasa kau sangat mencintaiku dari segala apapun...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga aku merasa kau sangat menyayangiku dan tidak mau kehilanganku...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga segalanya yang ku buat hanya tertuju padamu dan hanya untukmu seorang...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga perasaan yang kumiliki ini akan ku simpan dan ku kenang hanya untukmu...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga kenangan manis yang kita lalui bersama itu ku simpan baik-baik dalam hati agar ku bahagia...
Begitu bodohkah aku...?
Sehingga aku merasa pengorbananku itu dapat menyadarkanmu bahwa aku selalu ada untukmu...
Begitu bodohkah aku...?
Mengharapkan cinta yang bukan milikku dan mencintai orang yang cintanya tertuju pada orang lain...
Sekarang...
Semuanya sia-sia setelah ku mendengar jawaban darimu...
Semua yang ku lakukan adalah untukmu, kau seorang yang kucintai...
Ku korbankan waktuku, tenagaku, pikiranku, hatiku dan segalanya hanya untuk kamu seorang...
Di tiap waktuku, Aku hanya merenung...
Menanti jawaban dengan penuh tanya...
Apakah kamu sedang memikirkan apa yang ku pikirkan?
Apakah kamu menunggu aku, seperti aku menunggumu waktu itu?
Apakah ada orang yang selalu membuatmu senang selain aku?
Apakah kamu merasa bahagia bila bersamaku?
Apakah kamu mengenang semua kenangan yang kita lalui bersama?
Dan apakah kau mencintai diriku sama seperti aku mencintaimu seumur hidupku?
Itulah pertanyaan yang selama ini ingin ku tanyakan padamu...
Tapi mengapa begitu sulit ku tanyakan padamu sehingga ku tak berani membuka mulutku?!
Apakah masih ada harapan...untukku hadir mengisi ruang yang kosong di hatimu...?!
Kau yang ku sayang...begitu jauh kau di sana... sehingga ku tak bisa menjangkaumu untuk masuk ke dalam hatiku dan menerima cintaku ini...
Yah...jawaban “tidak” sudah bisa ku baca dari raut wajahmu ketika kita bertemu di saat pertemuan terakhir kita...
Yah...Kau masih mengharapkan orang yang pernah memenuhi dan menghiasi hatimu dulu..
Dan yah...bagimu..tidak ada lagi seseorang yang bisa menggantikan dirinya dihatimu...
Begitu juga dengan aku yang hanya seberkas debu di jalanan...yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mawar yang indah yang pernah ada dihatimu itu...
Tapi asal kamu tahu mawar yang indah itu selamanya tidak akan selalu indah, ia juga akan mati layu dan meninggalkanmu...
Tetapi seberkas debu itu akan selalu ada di jalanan, tidak akan pernah hilang dan bahkan setiap waktu kau bisa jumpai... Seperti halnya aku yang selalu menunggu kedatanganmu kembali, menyimpan kenangan-kenangan yang terlewati dan AKU akan selalu ada untukmu...
Yah asalkan kamu bahagia...Aku pun juga akan bahagia dan selalu tersenyum untukmu...^^
Untukmu... yang selalu ku cintai... semoga kau mendapatkan seseorang yang terindah dalam hidupmu yang mampu menyembuhkan luka hatimu dulu & bisa membahagiakanmu...^_^
Senin, 17 Mei 2010
Apa arti cinta?
Ku kira cinta hanyalah sebatas hubungan suka yang tumbuh dan berkembang di antara dua insan manusia..
Cinta..
Asalkan bisa bersama-sama selalu, saling memberikan dukungan, mengucapkan kata-kata romantis, saling menyayangi satu sama lain dan saling melindungi..
Itulah arti cintabagi orang yang sedang jatuh cinta..
Mereka seperti sedang dibutakan oleh perasaan mereka masing-masing..
Tapi bagiku..
Tidak!! Itu bukanlah arti cinta yang sesungguhnya..
Tetapi, ketika orang yang kita cintai itu memilih pergi meninggalkan kita dan berpaling ke orang lain. Lalu kita rela sehingga kita membiarkan dia pergi untuk mendapatkan kebahagiaannya bersama orang yang dipilihnya dan kita mendoakannya agar mereka dapat terus bersama selamanya..
Baru itulah yang dinamakan cinta..
Karena cinta yang sesungguhnya adalah sebuah pengorbanan yang besar.. Yang dapat kita lakukan apapun itu demi memperoleh kebahagiaannya..bersama orang yang dicintainya itu..tanpa meminta balasan.. Termasuk merelakan kepergian orang yang kita cintai itu dari kehidupan kita..
Memang cinta sangat keji, pahit, dan menyakitkan..
Membuat orang menderita..
Tapi dengan adanya pengorbanan yang besar itulah, cinta itu akan muncul dan terus berkembang dalam hati setiap orang..
“ Itulah Cinta..”
Cinta Sejati
Aku hanyalah orang biasa yang selalu ingin berada di sampingmu..
Walaupun kau tak bisa jadi milikku, aku tetap berharap aku selalu ada di hatimu..
Tetapi dengan melihatmu bahagia bersamanya, aku pun juga ikut rasakan kebahagiaan..
Tak perlu ku sesali karena,,
Dengan berada di sisimu selalu sebagai TEMAN yang selalu memperhatikanmu dari belakang, itulah yang membuat hidupku selalu dipenuhi keceriaan dan kegembiraan..
Jika suatu saat nanti,,
Mungkin saat kau merasakan hampir tidak ada tenaga lagi menghadapi hidupmu itu, dan akan jatuh ke belakang..
Aku telah siap bersedia menopangmu, agar kau tidak jatuh dengan keras ke belakang..
Karena aku akan selalu ada di belakangmu untuk membantu serta selalu memberikanmu dukungan dan semangat agar kamu bisa menghadapi berbagai kesulitan hidupmu..
Yang ku ketahui adalah..
Dengan merestui hubungan kalian serta memilih mundur sebagai teman,, yang dapat membantumu, selalu memberikan dukungan dan juga semangat..
“Itulah Caraku Mencintaimu..”
